Minggu, 28 April 2013

Cinta Dan Kesetiaan






¤¤¤ | *  Cinta dan Kesetiaan  * |¤¤¤




Cinta memang tidak pernah kering menjadi sumber inspirasi bagi kehidupan
Cinta terukir dalam berbagai wujud,
Bisa dalam bentuk kata-kata, tindakan, suatu benda simbolis dan banyak ragam tanda lainnya



Para seniman tak bosan-bosannya memilih tema cinta dalam karya-kayanya
Orang-orang  (terutama para penikmat seni) juga tak pernah jengah dengan karya bernuansa cinta


Kategori “cengeng atau bermutu” menjadi tak terlalu penting lagi
Karena cinta menjadi suatu kebutuhan

 Kadang kala orang butuh juga cinta berkharakter cengeng
Atau kadang orang juga memerlukan cinta yang tegar berjiwa heroik

 Cinta tidak berjalan sendiri
Ada kesetiaan
Kolaborasi cinta dan kesetiaan memperkaya khazanah kehidupan menjadi putih bersih beraura positif
Jutaan bahkan mungkin miliaran karya seni dari abad ke abad menyenandungkan cinta dan kesetiaan


 Cinta dan kesetiaan melahirkan hidup dan kehidupan baru
Orang miskin-kaya, butuh cinta dan kesetiaan
Karena strata tidaklah begitu berpengaruh diantara keduanya


Orang kasar-romantis, juga mendambakan Cinta dan Kesetiaan
Karena terkadang mereka juga butuh kasih sebagai penyalur

 Orang jahat (menurut penilaian umum)-kaum agamawan pun menginginkan Cinta dan Kesetiaan
Sebagai patner hati penyuplay kehidupannya

 Manusia dan alam semesta menyenandungkan harmoni cinta dan kesetiaan
Secara universal–bebas dari SARA


Cinta dan Kesetiaan
Dua sisi dalam satu mata keping yang tidak dapat terpisahkan
Cinta menjadi landasan sebuah Kesetiaan

Di dalam kesetiaan terkandung nilai-nilai cinta yang mempersatukan
Sulit membayangkan ada cinta berdiri-sendiri,
Tanpa disertai kesetiaan

Demikian pula sulit memahami
Ada sebuah kesetiaan tanpa landasan cinta di dalamnya


Cinta tanpa kesetiaan adalah kosong
Dan kesetiaan tanpa didasari cinta adalah kepura-puraan


Dalam kesetiaan ada komitmen melayani tanpa pamrih, tulus, ikhlas apa adanya
Berlandaskan welas asih (kasih sayang)



Cinta bermakna amat luas, sebebas kesetiaan
Para pemikir barat klasik bahkan sampai memilah-milih arti dan perwujudan cinta ke dalam beberapa istilah



Ada eros untuk cinta bernuansa erotis dan romantis yang lebih bersifat fisik
Ada philia yaitu sebuah cinta bernuansa kasih persaudaraan, persahabatan
 Dan ada pula agape untuk cinta yang bersifat spiritual-
Cinta kepada Sang Maha Pencipta, Maha Kuasa dan kepada sesama
Dan inilah level cinta tertinggi



Masih ada banyak wujud cinta dan kesetiaan
Sebut saja, cinta kepada tanah air, cinta diri sendiri atau narsis
Dan ada storge cinta pada keluarga



Ada apa dengan CINTA ?
Ada apa dengan Kesetiaan ?

Cinta dan Kesetiaan tak selalu dipahami secara utuh dewasa
Makna cinta dan kesetiaan yang harmonis indah
Kerap diseret ke dalam pemahaman yang sempit, gelap demi kepentingan pribadi


Dunia sosial, politik kekuasaan dengan para aktornya sering menyeret cinta dan kesetiaan yang suci tulus ke dunia yang sempit dangkal
Maka lahirlah kaum penjilat dan loyalis semu


Kelompok ini ada dan hidup dimana-mana, di sekitar kita
Hingga detik ini

Banyak contoh dimana penguasa dan kaum loyalis suatu ideologi (parpol) yang sedang berkuasa menindas yang lemah, mengabaikan makna cinta dan kesetiaan


Bahkan lebih jauh, telah membawa cinta dan kesetiaan ke dalam lahan tindak anarkhis kriminal
Penyelewengan terhadap makna cinta dan kesetiaan, akan melahirkan ketidakadilan
Bahkan pengkhianatan terhadap nilai inti akan cinta dan kesetiaan tersebut


Di negeri ini,
Banyak kelompok orang yang cepat “emosi” ngamuk bergaya barbar
Ketika ada kelompok lain yang berbeda, tidak sewarna, sepaham-sealiran-seideologi
Saling serang secara fisik dan saling menyakiti


Yang lebih mengerikan lagi, jika membawa-bawa dan meng-atasnamakan TUHAN – Sang Maha Kuasa - Pencipta – Maha Pengampun dan Sang Maha Welas Asih untuk merusak, menyakiti dan membunuh sesama,
hanya karena perbedaan


Memangnya, siapa manusia?
(Siapa sih lu?)


Di ruang yang lebih kecil, di kantor misalnya,
Orang yang tidak senada seirama selalu ditekan, diadu domba dan disingkirkan
Bahkan dibunuh kharakternya



Negeri ini sejatinya bukan hanya sedang dilanda sakit akan kemiskinan dan kebodohan yang parah
Tapi juga sedang mengidap sakit pengkhianatan cinta dan kesetiaan terhadap hidup harmonis dan welas asih



Diluaran sana, tidak sedikit orang-orang mendefinisikan bahwa cinta punyai banyak arti
Namun arti-arti cinta itu lebih mewakili rasa sakit daripada rasa bahagia itu sendiri


Begitu pula dengan kesetiaan yang di zaman sekarang ini
sudahlah amat sangat sulit ditemukan, seseorang yang memiliki loyalitas tinggi




Cinta tidak berarti kesetiaan
Sedangkan kesetiaan itu ada dalam cinta


Cinta mungkin dapat dicari
Tapi tidak dengan kesetiaan
Karena kesetiaan tidak dapat dicari
Melainkan dibentuk, dijaga dan dipercaya



 Ketika cinta itu hadir, Maka ia akan menunjukan jalan kesetiaan
 Dan ketika kesetiaan itu terlahir, Ia akan menunjukan jalan kebahagiaan




Semoga bermanfaat


***
Referensi :
*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar