Jumat, 03 Mei 2013

Bila Aku Jatuh Cinta




Bila Aku Jatuh Cinta




"Bila aku jatuh cinta ;

Jatuh cinta ;
Kepada dirimu ;






"Ya... Aku jatuh cinta"



Tanpa ragu-ragu kalimat itu keluar dari mulutku



Menampar segala keangkuhan



Menenggelamkan segala kesombongan



Menaklukan kepongahan diri sendiri





Sahabatku terperangah



Tidak menduga aku jatuh cinta



Cinta yang tulus



Cinta yang bening



Cinta yang apa adanya



Cinta yang tanpa syarat



Cinta yang akan memberikan apa yang ada di hidupku



Demi mendapatkan cintanya






"Bagaimana bisa engkau mencintainya?




Siapakah yang telah membuat engkau mencintainya?




Apa yang membuat engkau mencintainya?"





Ia terus mengejarku dengan pertanyaan yang menunjukkan kebingungannya





"Kepada yang ..."

Aku berhenti





"Aku selalu jatuh cinta"

lanjutku





"Tidak ada di dunia ini yang lebih sengsara daripada seorang pencinta...



Meskipun ia merasakan manisnya cinta



Kamu lihat dia menangis di setiap waktu



Karena takut berpisah atau karena rindu




Ia menangis karena rindu akan jauhnya sang kekasih



Namun, bila kekasihnya dekat



Ia menangis karena takut berpisah




Matanya selalu menghangat ketika terjadi perpisahan



Matanya pun berkaca-kaca ketika pertemuan itu tiba




Pelakunya memang merasakan kenikmatan




Namun, sebenarnya...

Kasmaran itu merupakan siksa yang paling besar di hati"





Saudaraku itulah perkataan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam salah satu kitab beliau




Tapi saudaraku,

percayalah




Cintaku padanya tidaklah akan membawa kesengsaraan



Tidak akan membuat sakit hati



Dan aku sangat yakin,

bahwa aku tidak salah jatuh cinta




Dan aku juga yakin,

bahwa Dia tidak akan menyia-nyiakan cintaku




Bahkan aku sangat yakin dengan cinta dan kasih sayangnya




Dan bahkan aku berani bersumpah demi jiwaku yang ada di genggaman-Nya,

Janji-janji Dia semua pasti akan di tepati




Akhirnya dengan ekspresi wajah yang masih menunjukkan kebingungannya



Dia Cuma bisa mengangguk-anggukan kepalanya




Maka saudaraku izinkan aku untuk mengambil jeda walau sejenak untuk membuktikan cintaku pada-Nya




Aku akan berusaha melaksanakan perintah-Nya






Saudaraku,

Maafkan aku bila suatu hari nanti aku lama tidak engkau temui




Mungkin engkau akan bertanya-tanya dalam hatimu




Tapi saudaraku,

Tidak usah engkau cemaskan diri ini




Insyallah aku akan baik-baik saja







Saudaraku,

aku hanya mengharap doa mu semoga aku dapat meraih keridhoan dan cinta-Nya




Dan di sini aku juga akan selalu berdoa untukmu




Saudaraku,

Semoga engkau juga akan seperti aku



Mengharap ridho dan cinta-Nya




Setelah semua aku jelaskan akhirnya






Saudaraku,

Engkau faham akan cintaku




Kepada siapa sebenarnya cinta ini aku tambatkan




Ya aku yakin engkau akan mengerti




Dan aku yakin engkau juga merasakan cinta yang sama denganku




Bukan kah begitu saudaraku?




Sehingga aku yakin bahwa aku tidak akan sengsara




Dan aku tidak akan kecewa dan bahkan tidak akan sakit hati







Maka saudaraku,

Marilah kita buktikan cinta kita kepada-Nya




Ayo kita berlomba-lomba siapa yang paling baik pembuktian cintanya





Semoga, Aku, Engkau dan kita semua akan dipertemukan di kautsar-Nya



Amiin...

Wallahu a'lam







Subahanaka allahumma wa bihamdika,

Asyhadu alla ila hailla anta,
Astaghfiruka wa atuubu ilaika




Yang tengah di rundung rindu






♥♥♥
Referensi :
*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar